50% Pembeli Nissan X-Trail Pilih Varian Paling Mahal, Ini Alasannya

Renault-Nissan Alliance selalu meningkatkan tehnologi konektivitas kendaraan, seperti navigasi, pemilihan rute, serta remote control. Tehnologi itu juga sangat mungkin yang memiliki tersambung dengan kendaraan kapan serta dimanapun. Senior Vice President Renault-Nissan Alliance Ogi Redzic, seperti diambil dari AP, menyampaikan, aliansi dua perusahaan telah mulai merekrut 300 beberapa pakar untuk bikin aplikasi atau piranti lunak yang bakal dipakai pada kendaraan-kendaraan di hari esok. Beberapa pakar itu bakal menolong semasing 300 pekerja di Nissan serta Renault yang sekarang ini telah bekerja.  Mobil Nissan

Suzuki Landy (foto: Paultan)

Dengan usaha ini, Renault-Nissan menginginkan jadi produsen paling depan dalam pengaplikasian tehnologi konektivitas kendaraan, termasuk juga mobil otonom serta mobil ramah lingkungan. Ia menandaskan, walau tidak sama merk, tetapi dua perusahaan bakal memakai basis tehnologi yang sama untuk product mereka, termasuk juga bakal dipakai pada mobil-mobil brand elegan. Diluar itu perusahaan juga menggandeng perusahaan tehnologi seperti Microsoft untuk pengumpulan data. Renault-Nissan memakai penyimpanan data di cloud Microsoft Azure. Daftar Harga Mobil Nissan

Tetapi kerja sama itu tak berbentuk eksklusif, artinya Nissan-Renault mungkin menggandeng perusahaan yang lain. ” Industri automotif global tengah ada di titik balik yang strategis. Renault-Nissan Alliance bakal memelopori transformasi ini dalam bentuk mobil listrik, mobil otonom, serta tehnologi konektivitas. Mobil dengan tehnologi itu bakal di produksi massal dengan harga yang terjangkau, ” ujarnya. Tidak disangkal arena pameran automotif seperti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) digunakan beberapa agen pemegang merk (APM) untuk jual product.

Tetapi maksud paling utama beberapa APM tetaplah tingkatkan brand image. General Manager Marketing Strategy NMI Budi Nur Mukmin menyampaikan, jual product adalah maksud ke-2. Jadi peserta GIIAS 2016, Nissan menginginkan lebih mendekatkan diri pada konsumennya di Tanah Air. ” Nissan di GIIAS 2016 ini sesungguhnya maksud intinya yaitu menginginkan men-deliver spirit kami, innovation and exicited. Jadi kami memakai GIIAS lebih untuk branding untuk mendekatkan diri pada customer. Jadi bila diliat dari maksud intinya itu, tujuan penjualan sesungguhnya jadi maksud selanjutnya, ” tutur Budi didapati di booth Nissan, GIIAS 2016, Jumat (12/8/2016).

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s